Kategori
Art Vlogging

Belajar Melukis Cat Air (1)

Last updated on 19 Agustus 2020 by Dani Iswara

Awalnya hanya untuk mengisi waktu selama #stayhome pandemi, eh keterusan. Melukis ‘watercolor’ tidak pernah saya tekuni serius. Belajar pun otodidak. Ada beberapa sisa cat air bentuk tube yang mungkin masih bisa dipakai. Cek daring beberapa alat dan bahan. Ternyata makin bingung. Banyak model cat air, kuas, dan kertasnya.

Akhirnya datang langsung ke beberapa toko penyedia alat lukis di seputaran Denpasar:

  1. Bali Artemedia. Pusatnya di Jalan Imam Bonjol. Punya beberapa cabang di Sanur, Canggu, dan Jimbaran. Produknya lumayan lengkap. Ada merek cat air kualitas profesional atau artist grade seperti Winsor & Newton Professional, Royal Talens dengan Rembrandt-nya, dan Art Philosophy dari Prima Marketing (yang ini harganya paling menggiurkan). Per bulan Agustus sudah ada merek Holbein. Selain bentuk tube ada juga bentuk pan. Tube dan pan ada yang dijual satuan untuk refill dan ada yang dijual satu set. Cat air student/academy grade juga disediakan, misalnya Cotman dari Winsor & Newton (paling banyak variasinya), Van Gogh dari Royal Talens, La Petite L’Aquarelle dari Sennelier, Gansai Tambi dari Kuretake, Koi dari Sakura (segrup dengan Royal Talens), Reeves, Marie’s, dan lainnya. Butuh wadah cat sekaligus palet multifungsi yang portabel? Ada pilihan half pan metal dan plastik yang menarik dari de Goya dan V-TEC. Kuas berkualitas dari Black Velvet, Silver, Da Vinci, Princeton, Winsor & Newton, dan Artemedia juga tersedia. Ada grup Artemedia di kota lain. Bisa order daring via Tokopedia. Seringnya koleksi atau stok daring tidak selengkap versi luringnya.
  2. Duta Warna. Berlokasi di deretan sebelah Barat Jalan Diponegoro, setelah Masjid An-Nur. Salah satu toko lukis terlawas di Denpasar. Koleksinya lumayan lengkap.
  3. Tondo. Sekarang menempati lokasi di sisi Timur Jalan Hayam Wuruk, seberang MSA Kargo. Dekat pertigaan Jalan Merdeka. Pilihan cat air artist grade sepertinya belum ada sampai tulisan ini tayang. Tetapi di sini ada refill pan Kuretake dan beberapa watercolor pan student grade. Bisa diorder daring via Tokopedia. Parkir agak sulit untuk roda empat.

Kertas khusus cat air yang 300 gsm (gram per square meter) rata-rata tersedia di toko-toko di atas. Di Gramedia mungkin juga sudah tersedia. Beberapa produk lokal Artemedia saya lihat sudah masuk ke stationery supermarket.

Untuk kebutuhan hobi, akhirnya saya putuskan memilih beberapa material sederhana. Sebagian kuas dan tube cat air stok lama masih ada di rumah. Lainnya saya lengkapi sambil jalan.

Belakangan saya baru mengetahui bahwa kualitas pigmen cat air beda kelas akan berbeda hasilnya. Misalnya cat air tube atau half pan kategori seri 1 (tercantum di kemasan) student grade yang paling murah akan memiliki keterbatasan kecerahan dan keawetan warna dibanding seri profesionalnya. Apalagi jika menggabungkan beberapa campuran warna cat air kelas non-artist grade. Di-mixing dengan lebih dari 2 warna saja akan menghasilkan warna yang malah pucat. Beda dengan cat yang dikategorikan seri 3 atau kasta profesional di atasnya. Ya jelas, harganya juga jauh beda.

Maklumlah. Cat seri 1 student grade biasanya akan mengandung komposisi pigmen warna yang tidak sebanyak kasta di atasnya. Bahkan di merek tertentu, seri 1 banyak cat yang bukan berpigmen tunggal tetapi sudah merupakan campuran dengan warna lain yang sekelasnya. Kebanyakan dominan bahan pembawa, pengikat, dan pencerah yang menonjol. Kelompok cat seri atas biasanya mengandung pigmen yang memang lebih mahal harga bahan aktifnya, misalnya Cobalt.

Setelah saya telusuri lebih lanjut, tidak banyak produsen cat air level pemula atau student grade yang melengkapi informasi tiap pigmen warnanya.

Memilih cat air

Menurut saya, untuk dana terbatas di bawah 500 ribu rupiah untuk sebuah cat air minimal 12-18 warna, coba cek produk Cotman dari Winsor & Newton, Van Gogh dari Royal Talens, La Petite L’Aquarelle dari Sennelier, dan Holbein tube. Khusus untuk pan, set palet milik Koi dari Sakura dan Van Gogh dari Royal Talens sangat cocok untuk travelling. Saat catnya habis tinggal isi atau refill dengan cat yang lebih berkualitas. Cotman juga punya pilihan set yang sangat bervariasi dan portabel bahkan ada yang berisi wadah air terintegrasi.

Dana tidak terbatas atau mengutamakan kualitas silakan pilih antara produk Daniel Smith, Schmincke Horadam, Holbein, Sennelier L’Aquarelle, M. Graham, Winsor & Newton Professional, dan Royal Talens Rembrandt. Sesuaikan dengan selera dan karakteristik gaya lukis kita. Ada cat air yang memang bawaannya semi transparan, bergranula, hanya ada versi tube, lembut bercampur madu, pigmennya lebih kuat di merek tertentu, dan lainnya. Ya walau berkode pigmen sama, mungkin saja racikan tiap pabrikan berbeda sehingga kualitas warna yang dihasilkan tidak sama. Pilihan aman buat pemula sepertinya masih Winsor & Newton Cotman (student grade) dan lini Professional-nya. Belakangan ini di toko daring Indonesia juga relatif mudah diperoleh merek Daniel Smith dan Holbein.

Simak vlog saya seputar memilih set palet ‘watercolor’ dan ‘refill’-nya:

Pilih set palet yang sudah jadi atau kustom menyusun sendiri pilihan warna dan model paletnya?
Pilih kualitas pigmennya, bukan sekadar mereknya.

Memilih kuas cat air

Beragam ukuran dan bentuk kuas memang akan memudahkan pengguna. Sesuaikan dengan ukuran media lukis. Misal untuk media seukuran A4, cukup siapkan kuas model mop ukuran 2-4, kuas flat ukuran 6-8, kuas round ukuran 8-12, dan kuas round (untuk detailing) ukuran 4 ke bawah. Tiap merek akan sedikit berbeda karakternya walau berukuran sama. Rambut kuas sintetis akan lebih murah dibanding yang rambut hewan. Kelembutan, keawetan, dan kemampuannya menyerap air dan pigmen warna akan lebih terasa di kuas premium.

Untuk sketching sederhana mungkin sudah cukup dengan waterbrush, kuas yang terintegrasi dengan tabung airnya. Cek video “Pilihan Waterbrush Watercolor” di vlog saya:

Kalau kemampuan sudah terasah akan lain ceritanya. Bahan dan alat sederhana juga sudah lebih dari cukup. “Rasa” yang dimiliki seorang seniman jauh lebih berharga dibanding material lukis lainnya.

Beberapa video lainnya ada di kanal YouTube saya.

Tulisan lanjutannya ada di Belajar Melukis Cat Air (2).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.