Kategori
GNU/Linux Mobile Blogging openSUSE

Review Mouse M590 di Linux OpenSUSE

Last updated on 15 November 2020 by Dani Iswara

Mouse Logitech M590 Multidevice Silent punya keunikan karena keheningannya sesuai namanya. Bukan hanya itu kelebihannya, tetikus ini termasuk dalam jajaran koleksi produk Logitech yang bisa multitasking antar perangkat, nirkabel, dan ada fitur kustomisasi tombol-tombolnya. Kebanyakan fitur-fiturnya hanya tersedia di sistem operasi Windows dan MacOS dengan bantuan perangkat lunak Logitech Options. Silakan baca Memilih Mouse Wireless yang Senyap (Dani Iswara .com). Bagaimana penggunaan M590 di Linux OpenSUSE Tumbleweed yang saya pakai saat ini?

Dengan software Logitech Options versi Windows dan MacOS, disediakan opsi untuk pengaturan kustomisasi tombol-tombolnya. Dari keseluruhan 7 tombol (termasuk tombol daya dan switch perangkat), ada 5 tombol lain yang bisa diubah fungsinya sesuai selera. Bahkan ada setelan untuk mengaktifkan Logitech Flow, fitur saling berbagi berkas via satu mouse bagi sistem operasi dan koneksi Bluetooth/nirkabel yang mendukung. Berlaku untuk perangkat yang terhubung dalam satu jaringan Internet.

Saat ini di Linux belum ada perangkat lunak resminya. Tetapi ada salah satu aplikasi open source yang sering direkomendasikan. Namanya Solaar (GitHub). Aplikasi pengelola perangkat Logitech di Linux. Saya memakai OpenSUSE Tumbleweed versi kernel 5.8.14-1-pae. Aplikasi Solaar tersedia di repositori. Tinggal instal sesuai distro masing-masing.

sudo zypper in solaar
M590 terdeteksi, pairing berhasil.
Kustomisasi tombol tersedia.

Kedua tombol di sisi ibu jari kanan juga bisa diubah fungsinya sesuai selera.

Yang belum bisa dinikmati adalah fitur Logitech Flow-nya. Seandainya nanti fitur ini tersedia antarperangkat Linux dan Android, bukan hanya Windows dan MacOS, pasti makin seru! Bisa makin mudah copypaste dokumen, gambar, dan berkas lain dengan satu mouse yang terhubung ke berbagai perangkat dan sistem operasi.

Aplikasi open source sejenis Flow yang sedang dikembangkan salah satunya adalah Barrier (GitHub). Menyerupai fungsi KVM (keyboard, video, mouse) switch. Sayangnya Windows 32bit sudah tidak didukung. Fungsi drag n drop belum berfungsi di Linux. Kita tunggu pengembangan aplikasi ini selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.