Lampu hazard di persimpangan

Noted: Tuesday, November 28, 2017 at 12:32:22. Words count: 231.
Last updated: Tuesday, November 28, 2017 at 12:42:46.

Lampu tanda darurat (‘hazard’) biasanya bersimbol segitiga merah. Tombolnya bisa ditemui di tiap panel dasbor mobil dan beberapa jenis roda dua saat ini. Ketika diaktifkan tombol ini akan menyalakan kedua lampu sein kanan dan kiri bersamaan yang berkedip dalam interval tertentu. Seperti sudah disebutkan di Wikipedia dan ditegaskan oleh Humas Polri di media sosial sejak beberapa tahun lalu, fungsinya masih saja salah kaprah digunakan.

Anjuran pemakaian dasarnya, sesuai undang-undang lalu-lintas, untuk memberi peringatan pada pengemudi lain. Terutama saat kendaraan kita harus terhenti di ruas jalan. Selain penyalaan lampu darurat juga mesti memasang segitiga pengaman. Fungsi lain lampu darurat tersebut misalnya dinyalakan saat:

  • Kendaraan kita harus melambat karena:
    • kerusakan mesin,
    • ada kecelakaan di depan,
    • memberi prioritas penyeberang jalan,
    • penyetopan arus lalu-lintas oleh petugas berwenang,
    • bencana tanah longsor, banjir, badai.
  • Lampu utama depan dan belakang mati.
  • Menderek kendaraan.
  • Memohon prioritas ketika
    • memundurkan kendaraan,
    • mengangkut pasien darurat,
    • beriring-iringan/rombongan.

Salah kaprahnya ketika lampu tanda peringatan ini dipakai saat hendak melaju lurus di persimpangan. Bagi pengguna jalan yang melihat dari sisi samping depan dan belakang justru berbahaya. Karena lampu sein yang menyala hanya terlihat sebelah. Pengguna jalan lain (termasuk pejalan kaki) akan menganggap kendaraan hendak berbelok atau menepi ke kanan/kiri.

Belakangan memang ada beberapa mobil yang menempatkan lampu sein di sisi depan, depan atas dan samping. Bukan hanya di samping depan seperti mobil kebanyakan. Tapi tetap saja peruntukan lampu darurat itu bukan untuk melaju lurus.

Saat ini pihak kepolisian tetap menganjurkan untuk tidak mengikuti pemakaian lampu ‘hazard’ saat lurus di persimpangan.

Dani Iswara, [myfirstnamelastname]@gmail.com.

No comment to “Lampu hazard di persimpangan”

You may leave a comment.

Leave comment


All XHTML markups will be held for moderation. Keep on topic, please.