Fangs Membaca Twitter

Noted: Tuesday, August 10, 2010 at 00:24:26. Words count: 285.
Last updated: Thursday, August 19, 2010 at 16:20:25.

Pengaya Fangs—emulator screen reader—Firefox dicoba untuk mengakses halaman depan situs Web Twitter (sesudah log masuk). Bagaimana aksesibilitas Twitter?

Menu navigasi Twitter

Hasil baca Fangs (elemen brbreak–sengaja dipakai untuk memudahkan pemahaman):

Page has twelve headings and two hundred fifty-seven links 
left paren one right paren Twitter slash Home dash
Internet Explorer[1] 
List of five items bullet 
This page link Skip past navigation[2] 
alt plus[3] zero bullet 
On a mobile phone? Check out Link m.twitter.com![1] 
bullet This page link Skip to navigation[2] 
alt plus[3] two bullet This page link Jump to the sidebar[2] 
alt plus three bullet This page link Skip to sign in form[2] 
List end Link Graphic Twitter.com alt plus one
List of six items bullet Link Home alt plus h bullet
Link Profile alt plus p bullet Link Find People 
alt plus equals bullet Link Settings 
alt plus s bullet Link Help alt plus ?
bullet Link Sign outalt plus l List end

Keterangan:

  • [1] berupa dua menu khusus antarmuka untuk peramban Web Internet Explorer dan versi bergerak/mobil/layar kecil.
  • [2] beberapa menu pintas ke navigasi, bilah sisi/sidebar, dan log masuk.
  • [3] sepertinya ini pemakaian atribut alt (dekoratif) yang tidak perlu.

Kotak isian pesan

Hasil baca Fangs:

Table with two columns and two rows[4] 
Heading level three[5] 
What’s happening? one hundred forty Edit alt plus u
This page link Tweet

Keterangan:

  • [4] ya, ternyata Twitter masih memakai tabel untuk layout. Tabel, dari sisi semantik (X)HTML, hanya direkomendasikan untuk menyajikan data tabular.
  • [5] langsung h3? Mana h1 dan h2-nya? Ternyata ada di urutan bawahnya.

Cukup itu saja.
Mungkin beberapa kelemahan di atas yang memunculkan Accessible Twitter, suatu antarmuka Twitter yang lebih aksesibel bagi pembaca layar komputer.

Dani Iswara, [myfirstnamelastname]@gmail.com.

3 comments to "Fangs Membaca Twitter"

  1. sawali tuhusetya

    hmm … kok malah langsung h3, tidak urut dari h1, yak? berpengaruh terhadap aksesibilitas web ndak, pak dani?

  2. ArdianZzZ

    Whoa.. memang banyak yang sudadh mengkritisi twitter dari tampilan webnya… :)

    Kekuatan utama twitter berasal dari ratusan apps yang dapat dioperasikan dari berbagai macam device. Bahkan saya pernah twitteran menggunakan Nokia 1112 — monokrom gitu — dan bisa. :D

  3. dani

    sawali tuhusetya,
    Jika judul-subjudul tidak berurutan, terdengarnya jadi kurang logis alur dokumennya, Pak.

    Ardianzzz,
    Tapi, saya kesulitan menemukan pengguna Twitter Indonesia yang penyandang disabilitas penglihatan.