Kategori
Web Accessibility

Fangs Membaca Twitter

Diperbarui:

Pengaya Fangs—emulator screen reader—Firefox dicoba untuk mengakses halaman depan situs Web Twitter (sesudah log masuk). Bagaimana aksesibilitas Twitter?

Menu navigasi Twitter

Hasil baca Fangs (elemen brbreak–sengaja dipakai untuk memudahkan pemahaman):

Page has twelve headings and two hundred fifty-seven links 
left paren one right paren Twitter slash Home dash
Internet Explorer[1] 
List of five items bullet 
This page link Skip past navigation[2] 
alt plus[3] zero bullet 
On a mobile phone? Check out Link m.twitter.com![1] 
bullet This page link Skip to navigation[2] 
alt plus[3] two bullet This page link Jump to the sidebar[2] 
alt plus three bullet This page link Skip to sign in form[2] 
List end Link Graphic Twitter.com alt plus one
List of six items bullet Link Home alt plus h bullet
Link Profile alt plus p bullet Link Find People 
alt plus equals bullet Link Settings 
alt plus s bullet Link Help alt plus ?
bullet Link Sign outalt plus l List end

Keterangan:

  • [1] berupa dua menu khusus antarmuka untuk peramban Web Internet Explorer dan versi bergerak/mobil/layar kecil.
  • [2] beberapa menu pintas ke navigasi, bilah sisi/sidebar, dan log masuk.
  • [3] sepertinya ini pemakaian atribut alt (dekoratif) yang tidak perlu.

Kotak isian pesan

Hasil baca Fangs:

Table with two columns and two rows[4] 
Heading level three[5] 
What’s happening? one hundred forty Edit alt plus u
This page link Tweet

Keterangan:

  • [4] ya, ternyata Twitter masih memakai tabel untuk layout. Tabel, dari sisi semantik (X)HTML, hanya direkomendasikan untuk menyajikan data tabular.
  • [5] langsung h3? Mana h1 dan h2-nya? Ternyata ada di urutan bawahnya.

Cukup itu saja.
Mungkin beberapa kelemahan di atas yang memunculkan Accessible Twitter, suatu antarmuka Twitter yang lebih aksesibel bagi pembaca layar komputer.

3 tanggapan untuk “Fangs Membaca Twitter”

Whoa.. memang banyak yang sudadh mengkritisi twitter dari tampilan webnya… :)

Kekuatan utama twitter berasal dari ratusan apps yang dapat dioperasikan dari berbagai macam device. Bahkan saya pernah twitteran menggunakan Nokia 1112 — monokrom gitu — dan bisa. :D

sawali tuhusetya,
Jika judul-subjudul tidak berurutan, terdengarnya jadi kurang logis alur dokumennya, Pak.

Ardianzzz,
Tapi, saya kesulitan menemukan pengguna Twitter Indonesia yang penyandang disabilitas penglihatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.