Bersama Linux Arch

Noted: Friday, June 25, 2010 at 04:10:54. Words count: 93.
Last updated: Saturday, June 26, 2010 at 04:19:03.

Sejak memakai Arch Linux on HP Mini Note (Dani Iswara .com), saya hanya rutin memakai beberapa perintah berikut di terminal:

sudo wvdial hsdpa
sudo pacman -Syu

Ya, untuk terkoneksi ke Internet, saya masih memakai cara klasik yang sederhana dan tidak banyak memakan sumber daya memori ini, wvdial.

Pemutakhiran berkala ala rolling release (Dani Iswara .com) dengan perintah -Syu berarti melakukan sinkronisasi repositori dan pembaruan sistem. Sejenis, walau beda konsep, dengan apt-get upgrade di keluarga Debian dan Ubuntu, yum upgrade di Fedora, atau zypper up di openSUSE, kalau tidak salah.

Sepertinya saya sudah lupa perintah-perintah Linux lainnya. :)

Dani Iswara, [myfirstnamelastname]@gmail.com.

21 comments to "Bersama Linux Arch"

  1. Cahya

    Wah, ndak seru, ndak ada kekasih baru yang dinanti tiap 8 atau 6 bulan. Ndak ada acara kopdar menyambut rilis terbaru. Ndak ada penyegaran yang signifikan secara psikologis.

    Ck.. ck..c… :(

  2. dani

    Cahya,
    malah bisa dapat yang baru tiap saat. :P

  3. agung

    Request kategori seperti ini bisa ndak ditulis lebih rutin mas Dani?
    Yup wvdial membuat ponsel saya ini tetep adem (tidak terlalu panas)
    zyyper up kayaknya ndak salah :)

  4. dani

    agung,
    kalau ‘request’, sepertinya sulit. Karena saya sudah jarang main jeroan Linux Arch. Paling repot pas awal instalasi saja. Sama seperti distro Linux lain. Tapi tanpa instal ulang tiap 6 bulan. :)

    Ya, yang zypper, p-nya dobel, bukan y.

  5. agung

    Hmmm… sulit ya? [geleng-geleng kepala]
    ini juga sudah mencetak beberapa panduan, ya mungkin tinggal nunggu hari keberuntungan saja :)

    Ralat lagi zypper up p-nya yang dobel, karena lebih sering menggunakan Lucid Lynx [ngeles] :p

  6. dani

    agung,
    sudahlah, kalau masih penasaran dengan Linux Arch, cukup tamatkan saja memahami ArchWiki. :)

  7. agung

    mas Dani,
    Iya, masih akan saya usahakan semampu saya (serius ini masih penasaran), dan semoga tidak terlalu tergoda dengan Green Gecko :)

  8. Cahya

    Ayo, gunakan Green Gecko saja, tinggal pasang :D

  9. dani

    Barusan ketemu masalah WiFi-Broadcom setelah upgrade kernel 2.6.34. Solusinya lengkap ada di Wireless Setup (ArchWiki).

  10. agung

    Cahya,
    ini PCLinuxOS juga tinggal pasang (di USB), tapi ndak ada seninya :)

  11. agung

    Koneksi Internet mode grafis (GUI) menggunakan UMTSmon ternyata sangat mudah (komentar ini contohnya), apakah karena sudah dipusingkan oleh wvdial kemarin ya :)

  12. dani

    agung,
    yang PCLinuxOS kan memang model siap pakai ‘out-of-the-box’. Serupa seperti Sabayon, MEPIS, Linux Mint.

    Yang wvdial memang ‘basic’-nya. GUI-nya berupa NetworkManager dan UMTSmon itu. :)

  13. agung

    di archlinux.or.id kok masih sepi ya? :(

  14. dani

    agung,
    menurut saya, seperti juga Gentoo, penggunanya Linux Arch sedikit. Walau seandainya tidak sedikit lagi, mungkin lebih enak belajar/eksplorasi sendiri dulu. Karena semua dokumentasi sudah ada. Agak berbeda juga dengan Slackware yang para pentolannya memang aktif di milis dan forum Linux Indonesia. Dasar di Slackware bisa dengan percaya diri dipakai menjelaskan masalah Linux lain.

  15. nearie

    Salah satu tulisan di blog ini yang membuat saya berpindah (memilih) menggunakan Arch Linux. Tidak ada yang dinanti setiap 6 bulan, tidak ada Release Party, bagi saya itu sesuatu yang menarik :)

  16. dani

    nearie,
    pindah ke Linux Arch gara-gara tulisan di blog tidak penting ini? Ah mungkin bukan. Itu keputusan dan tanggung jawab pengguna sendiri. Waktu itu sedang sadar, kan? Hihihi…

  17. nearie

    Yups..secara tidak langsung ikut mempengaruhi keputusan saya untuk beralih memilih Arch.. :D

  18. topx

    mas,saya pake wifi broadcom di archlinux
    saya barusan upgrade kernel ke 2.6.34
    otomatis wifinya g jalan
    saya pikir bisa pake package broadcom-wl-patched yg dari AUR

    sudah saya ubek2 tu gugel sama archwiki
    sudah saya coba jg,tetep g bisa..

    kalo mas dani solusinya waktu itu gmna?

  19. dani

    topx,
    Lha itu di posting situ, bisa ngga?
    Seingat saya, bukan cara itu yang saya pakai.
    Jujur, saya lupa langkah pastinya.
    Panduannya saya pakai yang Broadcom 43xx – ArchWiki. Tapi di berkas /etc/rc.conf, opsi MODULES terkait broadcom di ArchWiki tidak lagi saya pakai. Semuanya saya percayakan ke otomatisasi via udev.

    Di yaourt -Ss broadcom, hanya terpasang b43-firmware 4.178.10.4-1. Lainnya, saya pasrahkan integrasi broadcom ke 2.6.34-ARCH. Good luck ya. :)

  20. topx

    hehe,maaf mas.ternyata itu hanya bisa maksimal untuk kernel 2.6.33

    saya coba untuk yg kernel 2.6.34 yg baru saya pacman -Syu ternyata gagal.
    owh, pake b43 ya mas?
    ya saya coba mas dani.
    matur nuwun!

  21. agung

    Dengan koneksi Internet yang melimpah, semoga tidak ada kendala dengan $ sudo pacman -Syu :D