Tidak Menembak Kata Kunci P*rno

Noted: Wednesday, May 19, 2010 at 21:38:33. Words count: 32.
Last updated: Thursday, May 20, 2010 at 13:49:19.

Tapi menuliskan kata kunci p*rno, bug*l, mes*m, tel*njang, pay*dara, bel*han dad*, dengan apa adanya. Di satu sisi, penulisan tanpa asteriks akan mendukung aksesibilitas Web. Tapi, niat tidak menembak kata kuncinya menjadi diragukan. :)

Dani Iswara, [myfirstnamelastname]@gmail.com.

13 comments to "Tidak Menembak Kata Kunci P*rno"

  1. Cahya

    Lha, kan sudah ada web langganan, katanya, biasanya buat razia di wp.com terus diserahin datanya ke Mark biar ditendang dari server, xi xi :lol:

  2. Aldy

    Hmmm…
    Kok musti nembak kata kunci yang seperti itu ? Kan masih banyak kata kunci yang lain; awas, ntar ada yang nuding telunjuknya…

  3. Harry

    Nah, keluar lagi deh closed conversations-nya :(

  4. oglek

    hahaha aksesibilitas SEO yang buruk

  5. iskandaria

    Kan bisa disiasati dengan penggunaan tag del untuk mencoret keyword po*no yang ada di dalam posting? Untuk judul, bisa disiasati dengan tambahan kata kunci lain di belakangnya, seperti foto tel*nj*ng si anu beredar di internet. Judul seperti itu sifatnya cuma memberitakan kabar beredarnya foto b*gil si anu. Kalau ada pencari yang terjebak pada judul tsb, dan berharap ada foto polosnya si anu di dalamnya, ya salah pencari sendiri (yang kurang jeli dalam memahani konteks judul) :-)

  6. dani

    iskandaria,
    walaupun memakai elemen del, tetap searchable/findable/visible oleh mesin telusur/pencari Internet kan?
    Contoh: “deleted text” site:daniiswara.net.

  7. iskandaria

    Wah, saya juga kurang tau apakah penggunaan elemen del pada keyword itu akan tetap diindeks oleh mesin telusur atau tidak. Kirain saya kata kunci yang dicoret itu tidak akan ditemukan oleh mesin telusur :)

    Mungkin bli Dani bisa mengulas secara khusus penggunaan elemen del yang tepat menurut rekomendasi.

  8. iskandaria

    Oya, saya sudah cek pranala yang bli Dani cantumkan di atas. Ternyata kata kunci yang dicoret tetap bisa ditemukan/diindeks oleh mesin telusur :)

  9. dani

    iskandaria,
    serba salah memang.
    Ditulis sebenarnya: tertangkap algoritma, tapi screen reader juga tepat mengejanya.
    Ditulis dengan asteriks: tidak tertangkap algoritma, tapi terdengar aneh di telinga. :)

  10. Harry

    Hem,…
    Ya,… ya… Sudah lumayan panjang juga Rayimas, jika harus saya hubungkan dengan sebuah tantangan g-fourteen asterisks. Meskipun harus dengan mengakomodasi kata kunci tidak penting pada tulisan ini. [0-2, seo vs deo].

    Nanti diping ah. ;)

  11. dani

    Pakde Harry,
    iya juga ya. Padahal saya tidak terpikir dengan tulisan asteriks yang Pakde punya. Karena memang bukan asteriks-nya yang saya fokuskan. Kan asteriks bisa diganti dengan yang lain, misal pxxnografi. Diping? Makasi, ngga usah aja, Pakde. :P

  12. Cahya

    Di ID comment, saya menggunakan “profanity filter” untuk kata-kata seperti itu Bli.

  13. Menyederhanakan Asterisks pada Formulir Komentar | Side22Press

    […] pembelajaran saya (ini), anda bisa membaca dan meresapi thread komentar yang ada pada tulisan Tidak Menembak Kata Kunci P*rno – Unessential Weblog, milik Pak Dani […]