Special Web Pages for Spesific Visitors-Users

Noted: Tuesday, May 18, 2010 at 18:37:22. Words count: 73.
Last updated: Tuesday, May 18, 2010 at 18:37:22.

Should we provide a special Web pages for blind, cognitive disable, hearing problem people, no mouse handled, low-bandwidth, or for touchscreen, specific small screen devices, and non-standard Web browsers?

Do screen, handheld, and print medias are enough?

Is there one size fits all design on the Web?

Readings:

  1. Design Considerations (One Size Fits All and Text-only Versions) by WebAIM.org.
  2. Web Accessibility Preferences Are For Sissies? WebAIM.org talks about do all users need a font resizing widget?
Dani Iswara, [myfirstnamelastname]@gmail.com.

16 comments to "Special Web Pages for Spesific Visitors-Users"

  1. Aldy

    Yap, tidak semua blogger peduli dengan hal yang demikian bli, merancang blog untuk yang normal saja masih acak kadut, apalagi dengan keinginan untuk memenuhi standar bagi semua user, termasuk yang memiliki keterbatasan. :(

  2. Harry

    Offtopic Rayimas,…
    Jadi ingat tempo dulu ketika sering bermain-main dengan tetangga sebelah. Dimasa itu developer-developer templatenya suka banget dengan rezising-text. Sehingga sempat bertanya-tanya dalam hati apa specialnya ya dengan widget tersebut pada sebuah halaman web.

  3. dani

    Pak Aldy,
    apakah nanti kita akan lebih banyak memiliki halaman khusus untuk pengguna tertentu?
    Jika anda penyandang disabilitas tertentu, klik pranala khusus berikut.
    Jika anda pengguna iPhone, klik tautan ini.
    Jika anda pengguna Blackberry, lihat mode itu.
    Jika anda pemakai MSIE, lihat halaman yang ini.
    Jika anda memakai … :(

    Pakde Harry,
    ya tidak keluar topik juga sih. :)

    Apakah resizing widget itu memang bermanfaat bagi semua? Mengapa tidak sekalian membuat ukuran teks yang aksesibel dengan ukuran relatif saja?
    Mengapa tidak sekalian ukuran huruf dibuat agak lebih besar? Daripada mesti ctr+[+] dulu?

    Mengapa tidak sekalian kontras warna latar dan huruf dibuat senyaman mungkin sesuai 'Web Content Accessibility Guidelines'?
    Daripada harus memakai setelan kuning-hitam, putih di atas hitam, atau bahkan mematikan 'Cascading Style Sheet'?

  4. Aldy

    Kayaknya komentar yang kemarin ketelan sama si Aki.

  5. dani

    Pak Aldy,
    atau coba di-refresh peramban Webnya? Seperti anjuran Pakde Harry, ini gara-gara anjuran Page Speed itu. :)

  6. agung

    Iya pak Aldy, saya juga harus sering-sering me-Refresh untuk masuk Home page jika tidak akan muncul tulisan yang lebih lama :(

    Admin: maaf, pemakaian elemen i saya koreksi menjadi em yang lebih semantik.

  7. Harry

    Rayimas,…
    Offtopics beneran nich,
    Masa iya topik page speed mau dibawa lagi kesini, cukup saya saja yang mengotorinya lagi. Selanjutnya sila pindah ke special topik page speed di Catatan tidak penting – Resonansi page-speed. Maaf :P

    @Aldy
    Om Aldy,… ini dia contoh diskusi yang kemaren ?!? Pusing sendiri khan Om, kalau ngebutnya setengah hidup ?!?. Sekalipun saya juga masih bingung, "Apa hubungan antara ngebut dan deteksi aneh pada <cite> komentar milik saya".

    Padahal Rayimas juga paham kalau saya selalu pakai FF363/terbaru pada XP. Hayooo,…

  8. dani

    Pakde Harry,
    sebenarnya masih belum di luar topik kok, Pakde. :D
    Pengoptimalan cache/tembolok kan bisa ditujukan bagi pengguna dengan low-bandwidth dan volume-based bandwidth (pengguna ponsel dengan koneksi GPRS berbasis volume dan memakai proxy jika via server OperaMini).

    Memangnya komentar Pakde kenapa ya?

    Intinya, saya memang belum sempat nyentuh lagi setelan cache-control, max-age, public, proxy-revalidate atau ExpiresByType itu. :)

  9. agung

    Terima kasih mas Admin atas penggantian elemen-nya hehe :D
    maaf jika keluar topik lagi, tapi setidaknya saya bisa mengatakan tentang Halaman Web yang hanya berbasis teks saja. Dan jika halaman ini saya anggap di sediakan hanya untuk saya -Egois- maka saya bisa berlama-lama di Blog tidak penting ini dengan mencuri waktu ditempat kerja, karena masih banyak sebagian orang menganggap main internet itu seperti saat membuka halaman detik.com, jadi saya aman *ilmu ngeles* :)

  10. Aldy

    @Bli Dani
    :( walah kalau harus dibuat satu-satu ya nggak mungkin juga; tapi mau bagaimana lagi selain mencoba untuk mengakomodir semua pihak. Developer sendiri banyak yang tidak care terhadap keterbatasan user, lha usernya sendiri juga belum banyak yang memanfaatkan kelebihan peramban yang digunakannya.
    Dengan sangat terpaksa refresh terus (minjam istilahnya Mas Harry; apa tega meminta user selalu merefresh ).

    @Mas Harry,
    He…he…, apa berkaitan langsung dengan yang namanya Page Speed ?
    Karena ngebutnya setengah hidup mas, makanya postingan baru terjungkal oleh postingan lama :(
    Makin pusing :D, tapi tak serahkan Bli Dani saja gimana baiknya.

  11. Aldy

    OOT ( beneran ),
    Mas Harry katanya menggunakan FX 363/XP tapi yang terdeteksi kok FX 3.5.1 Windows Vista ?

  12. dani

    Pak Aldy,
    yang F5 itu kapan-kapan saya tinjau lagi. Tapi ngga janji ya. :)
    Bukankah teori/rekomendasi tidak selamanya baik dan harus diikuti?
    Atau hanya saya saja yang termasuk fakir bandwidth?

  13. Harry

    Really,… Really,… Offtopics Rayimas,…
    Tralala… trilili… Jika memang sudah mau direvisi, artinya hukuman untuk yang menganggap page speed terlalu special pada halaman-halaman web sedikit lagi disahkan dunk. Hurray dach :)
    Coba kalau Rayimas bilang ini sebenarnya masih belum di luar topik lagi. Bingung bingung dech saya :P

    @Om Aldy,
    Janji tidak ditepati juga tidak apa-apa koq, Ya khan Om ?. Mungkin statistik pengunjung Rayimas ini lebih banyak yang makai ponsel, proxy operamini dan limited banwidth. Dan kita yang tua-tua ini tidak dianggap pengunjung :(
    Yang saya takutkan jika max-age nya disetel 1 tahun. Buru-buru nyari sandaran buat pingsan dech :D :D

  14. dani

    Pakde Harry,
    tetap saja belum keluar topik. Kurang usahanya/sajennya, Pakde.. :P
    Page Speed bukannya tidak penting. Karena saya melihat ada benang merah terukur antara aksesibilitas versi mobile, low-bandwidth, dan kemampuan cache/tembolok. Namanya juga best practice. Bisa berubah sewaktu-waktu. Hanya saja, saya pribadi, belum mampu menerjemahkannya dengan baik dan kompromistis. :D

    Ingat, saya bukan pengamat statistik blog, walau saya memasang fitur itu untuk sekadar ikut memahami tulisan Mas Pandu Truhandito dan Mas Dhany.

    Masak pakai GPRS/CDMA harus bayar pulsa tiap sekian menit, apalagi kalau ada fitur konten/widget yang auto-refresh secara kurang ajar? Sabar dong. F5 sekian puluh detik atau sekian menit sekali cukup kan? :P
    Providing caching information helps mobile browsers reduce the number of network accesses, making it quicker and cheaper to load pages. –W3C mobileOK

    Memangnya blog tidak penting ini banjir trafik karena menyembah trafik (saya sudah menduga bisa nyambung ke sembah-menyembah itu)? :D

  15. SEO May Destroy Web Usability-Accessibility - Unessential Weblog

    […] special Web pages for search engines only and forget other […]

  16. aldy

    @Bli Dani,
    Walaupun tidak berjanji tetapi tetap ditunggu ;)
    Teori dan rekomendasi bisa berubah sesuai dengan kondisi :D
    Walah… kalau sandaran ke W3C-mobile Ok sih iya Bli, yang fullweb kudu refresh(ing) lagi. Lagian apa kaitannya dengan sembah menyembah trafik bli ? sesuatu yang manis dengan sendirinya mengundang semut untuk datang.

    @Mas Harry,
    He…he…nggak segitu amatlah, kan sudah disanggah oleh yang punya, hanya bersifat best practice; artinya tidak tertutup kemungkinan untuk mengakomodir kebutuhan kita yang sudah tua ini.