Kategori
Web Accessibility

Special Web Pages for Spesific Visitors-Users

Last Updated on 18 Mei 2010 by dani

Should we provide a special Web pages for blind, cognitive disable, hearing problem people, no mouse handled, low-bandwidth, or for touchscreen, specific small screen devices, and non-standard Web browsers?

Do screen, handheld, and print medias are enough?

Is there one size fits all design on the Web?

Readings:

  1. Design Considerations (One Size Fits All and Text-only Versions) by WebAIM.org.
  2. Web Accessibility Preferences Are For Sissies? WebAIM.org talks about do all users need a font resizing widget?

16 tanggapan untuk “Special Web Pages for Spesific Visitors-Users”

Yap, tidak semua blogger peduli dengan hal yang demikian bli, merancang blog untuk yang normal saja masih acak kadut, apalagi dengan keinginan untuk memenuhi standar bagi semua user, termasuk yang memiliki keterbatasan. :(

Offtopic Rayimas,…
Jadi ingat tempo dulu ketika sering bermain-main dengan tetangga sebelah. Dimasa itu developer-developer templatenya suka banget dengan rezising-text. Sehingga sempat bertanya-tanya dalam hati apa specialnya ya dengan widget tersebut pada sebuah halaman web.

Pak Aldy,
apakah nanti kita akan lebih banyak memiliki halaman khusus untuk pengguna tertentu?
Jika anda penyandang disabilitas tertentu, klik pranala khusus berikut.
Jika anda pengguna iPhone, klik tautan ini.
Jika anda pengguna Blackberry, lihat mode itu.
Jika anda pemakai MSIE, lihat halaman yang ini.
Jika anda memakai … :(

Pakde Harry,
ya tidak keluar topik juga sih. :)

Apakah resizing widget itu memang bermanfaat bagi semua? Mengapa tidak sekalian membuat ukuran teks yang aksesibel dengan ukuran relatif saja?
Mengapa tidak sekalian ukuran huruf dibuat agak lebih besar? Daripada mesti ctr+[+] dulu?

Mengapa tidak sekalian kontras warna latar dan huruf dibuat senyaman mungkin sesuai 'Web Content Accessibility Guidelines'?
Daripada harus memakai setelan kuning-hitam, putih di atas hitam, atau bahkan mematikan 'Cascading Style Sheet'?

Iya pak Aldy, saya juga harus sering-sering me-Refresh untuk masuk Home page jika tidak akan muncul tulisan yang lebih lama :(

Admin: maaf, pemakaian elemen i saya koreksi menjadi em yang lebih semantik.

Rayimas,…
Offtopics beneran nich,
Masa iya topik page speed mau dibawa lagi kesini, cukup saya saja yang mengotorinya lagi. Selanjutnya sila pindah ke special topik page speed di Catatan tidak penting – Resonansi page-speed. Maaf :P

@Aldy
Om Aldy,… ini dia contoh diskusi yang kemaren ?!? Pusing sendiri khan Om, kalau ngebutnya setengah hidup ?!?. Sekalipun saya juga masih bingung, "Apa hubungan antara ngebut dan deteksi aneh pada <cite> komentar milik saya".

Padahal Rayimas juga paham kalau saya selalu pakai FF363/terbaru pada XP. Hayooo,…

Pakde Harry,
sebenarnya masih belum di luar topik kok, Pakde. :D
Pengoptimalan cache/tembolok kan bisa ditujukan bagi pengguna dengan low-bandwidth dan volume-based bandwidth (pengguna ponsel dengan koneksi GPRS berbasis volume dan memakai proxy jika via server OperaMini).

Memangnya komentar Pakde kenapa ya?

Intinya, saya memang belum sempat nyentuh lagi setelan cache-control, max-age, public, proxy-revalidate atau ExpiresByType itu. :)

Terima kasih mas Admin atas penggantian elemen-nya hehe :D
maaf jika keluar topik lagi, tapi setidaknya saya bisa mengatakan tentang Halaman Web yang hanya berbasis teks saja. Dan jika halaman ini saya anggap di sediakan hanya untuk saya -Egois- maka saya bisa berlama-lama di Blog tidak penting ini dengan mencuri waktu ditempat kerja, karena masih banyak sebagian orang menganggap main internet itu seperti saat membuka halaman detik.com, jadi saya aman *ilmu ngeles* :)

@Bli Dani
:( walah kalau harus dibuat satu-satu ya nggak mungkin juga; tapi mau bagaimana lagi selain mencoba untuk mengakomodir semua pihak. Developer sendiri banyak yang tidak care terhadap keterbatasan user, lha usernya sendiri juga belum banyak yang memanfaatkan kelebihan peramban yang digunakannya.
Dengan sangat terpaksa refresh terus (minjam istilahnya Mas Harry; apa tega meminta user selalu merefresh ).

@Mas Harry,
He…he…, apa berkaitan langsung dengan yang namanya Page Speed ?
Karena ngebutnya setengah hidup mas, makanya postingan baru terjungkal oleh postingan lama :(
Makin pusing :D, tapi tak serahkan Bli Dani saja gimana baiknya.

Pak Aldy,
yang F5 itu kapan-kapan saya tinjau lagi. Tapi ngga janji ya. :)
Bukankah teori/rekomendasi tidak selamanya baik dan harus diikuti?
Atau hanya saya saja yang termasuk fakir bandwidth?

Really,… Really,… Offtopics Rayimas,…
Tralala… trilili… Jika memang sudah mau direvisi, artinya hukuman untuk yang menganggap page speed terlalu special pada halaman-halaman web sedikit lagi disahkan dunk. Hurray dach :)
Coba kalau Rayimas bilang ini sebenarnya masih belum di luar topik lagi. Bingung bingung dech saya :P

@Om Aldy,
Janji tidak ditepati juga tidak apa-apa koq, Ya khan Om ?. Mungkin statistik pengunjung Rayimas ini lebih banyak yang makai ponsel, proxy operamini dan limited banwidth. Dan kita yang tua-tua ini tidak dianggap pengunjung :(
Yang saya takutkan jika max-age nya disetel 1 tahun. Buru-buru nyari sandaran buat pingsan dech :D :D

Pakde Harry,
tetap saja belum keluar topik. Kurang usahanya/sajennya, Pakde.. :P
Page Speed bukannya tidak penting. Karena saya melihat ada benang merah terukur antara aksesibilitas versi mobile, low-bandwidth, dan kemampuan cache/tembolok. Namanya juga best practice. Bisa berubah sewaktu-waktu. Hanya saja, saya pribadi, belum mampu menerjemahkannya dengan baik dan kompromistis. :D

Ingat, saya bukan pengamat statistik blog, walau saya memasang fitur itu untuk sekadar ikut memahami tulisan Mas Pandu Truhandito dan Mas Dhany.

Masak pakai GPRS/CDMA harus bayar pulsa tiap sekian menit, apalagi kalau ada fitur konten/widget yang auto-refresh secara kurang ajar? Sabar dong. F5 sekian puluh detik atau sekian menit sekali cukup kan? :P
Providing caching information helps mobile browsers reduce the number of network accesses, making it quicker and cheaper to load pages. –W3C mobileOK

Memangnya blog tidak penting ini banjir trafik karena menyembah trafik (saya sudah menduga bisa nyambung ke sembah-menyembah itu)? :D

@Bli Dani,
Walaupun tidak berjanji tetapi tetap ditunggu ;)
Teori dan rekomendasi bisa berubah sesuai dengan kondisi :D
Walah… kalau sandaran ke W3C-mobile Ok sih iya Bli, yang fullweb kudu refresh(ing) lagi. Lagian apa kaitannya dengan sembah menyembah trafik bli ? sesuatu yang manis dengan sendirinya mengundang semut untuk datang.

@Mas Harry,
He…he…nggak segitu amatlah, kan sudah disanggah oleh yang punya, hanya bersifat best practice; artinya tidak tertutup kemungkinan untuk mengakomodir kebutuhan kita yang sudah tua ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.