Yang tersurat yang tersirat
Yang tampak di depan mata
belum tentu sama dengan maksud ♡
tiap individu unik
♂ & ♀ berbeda
selalu akan ada ☯
dunia penuh dengan ☠ dan ☢ buruk
☀ tak selalu bersinar
☆ tak selalu bercahaya
kadang ☁
lain waktu ☔
melalui jalan ☸, niscaya menemukan ☮
semoga ☤ selalu
selamat menikmati minuman ♨ pagi hari
sambil ♫.
Judul asli: Maksa!
Cukup besar kan…
Butuh bantuan kacamata ♘ untuk membacanya?
Atau ⚐ di sini saja.
☎ dokter jika keluhan berlanjut.
☕ lagi yuk.
Ingat, pakai wadah berlabel ♷.
Susah jadi ♿
⚠
Yang dilihat mata, belum tentu didengar telinga.
Bahasan
Tidak semua kombinasi entitas numerik & heksadesimal terbaca di layar komputer saya. Tergantung ketersediaan set huruf. Padahal simbolnya dinyatakan standar Unicode versi baru. Belum saya uji lintas peramban. Pemakaian Doctype Strict yang tersaji sebagai application/xhtml+xml juga memengaruhi.
Cara penulisan:
Ӓ(desimal),ሴ(heksadesimal),- kombinasi numerik dan huruf, misal
ሺ,ካ,ᨻ.
Huruf Bali ᬅ (ᬅ) atau ᬅ (ᬅ) masih sulit ditampilkan. Kecuali set hurufnya terpasang di komputer. Simbol yang tidak muncul ini tampak lebih bersahabat di peramban Web bermesin Gecko (Firefox, Flock).
Bacaan: Font Support for Unicode Block Balinese (fileformat.info).
Sumber utama kode/simbol: Unicode Character Code Charts – Symbol.

rismaka on July 26, 2010 at 10:22:30 using Opera Mini 5.0.19693 on J2ME/MIDP Device:
Hei. Saya pengguna mobile device. Saya tidak bisa melihat simbol-simbol aneh itu. Semuanya terlihat sebagai ‘kotak-kotak’ di sini.
tulisan di atas sangat tidak aksesibel bagi saya :p
Aldy on July 26, 2010 at 10:27:28 using Firefox 3.6.8 on Windows 7:
Sentimentil abis,
Kemarin pagi sepertinya di tempat Bli Dani cuacanya cerah (tersirat dari yang tersurat*)
Cahya on July 26, 2010 at 11:11:51 using Firefox 3.6.8 on openSUSE:
Saya bisa melihat, tapi tetap saya tidak membaca, kalau soal perasaan, siapa juga yang bisa tahu secara utuh :p.
iskandaria on July 26, 2010 at 12:05:32 using Google Chrome 5.0.375.99 on GNU/Linux:
Tumben jadi mellow dan romantis begini?
Tapi di balik puisi di atas tetap saja terpancar pesan mengenai aksesibilitas..hahaa (dasar)
ardianzzz on July 26, 2010 at 14:17:49 using Firefox 3.0b5 on GNU/Linux:
Hahah… saat ini saya sedang mengumpulkan pustaka tentang simbol-simbol tersebut, sehingga lebih mudah saat perlu menggunakannya….
:D
Rudy Azhar on July 26, 2010 at 14:27:41 using Internet Explorer 8.0 on Windows XP:
Nggak kebaca id IE-8
agung on July 26, 2010 at 14:46:22 using Firefox 3.6.3 on Windows 2000:
Jadi ingat surat cintaku kala SMP dulu hehe :D
pakai gambar lope-lope (daun waru istilah jawanya) untuk menyatakan cinta.
Aldy on July 26, 2010 at 14:56:41 using Firefox 3.6.8 on Windows 7:
Heeh? ada pembesaran.
dani on July 26, 2010 at 15:41:41 using Firefox 3.6.8 on Arch Linux:
Halaman ini memang saya sunting lagi. Mungkin berikutnya akan ada penyuntingan lagi. Siapa tahu.
dani on July 26, 2010 at 16:51:10 using Firefox 3.6.8 on Arch Linux:
Belum tentu pembaca layar komputer membacanya seperti yang mata kita lihat.
afriandi on July 27, 2010 at 15:49:59 using Google Chrome 5.0.375.99 on GNU/Linux:
Kalau dibuka pakai Chrome tampaknya ndak semua karakter spesial bisa ditampilkan dengan baik ya bli? Hehe :p
dani on July 27, 2010 at 17:03:55 using Firefox 3.6.8 on Arch Linux:
afriandi,
kecuali huruf Bali itu, lainnya muncul baik di peramban Google Chrome saya. Jika tidak, mungkin ketersediaan set huruf tertentu memengaruhi.
agung on July 30, 2010 at 20:38:14 using Google Chrome 6.0.468.0 on GNU/Linux:
di Google Chrome saya, simbol terbaca semua :-).