Archive for July, 2010
Menurut saya, tulisan di sini belum atau tidak layak disebut artikel. Saya menyebutnya tulisan blog, cukup itu. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring, pengertian artikel sebagai berikut
ar·ti·kel n 1 karya tulis lengkap, msl laporan berita atau esai dl majalah, surat kabar, dsb; 2 Huk bagian undang-undang atau peraturan yg berupa ketentuan; pasal; 3 Ling unsur yg dipakai untuk membatasi atau memodifikasi nomina, msl the dl bahasa Inggris;
– karet ki artikel undang-undang yg mengandung banyak tafsiran;
meng·ar·ti·kel·kan v 1 membuat jadi artikel (pd buku undang-undang); 2 menuliskan dl bentuk karangan di koran, majalah, dsb.
Tentu saja trekking itu istilah asing. Kata tersebut saya pakai untuk menggambarkan tulisan ini adalah hasil perjalanan ke pelbagai blog. Saya menyebutnya sebagai blogtrekking. Menelusuri kata kunci, menyimak kondisi blog tertentu, lalu mencatatnya di sini.
Kali ini saya menelusuri pemakaian ejaan bahasa Indonesia di blog. Menjelang 17 Agustus, sedikit nasionalis.
Salah mengeja bahasa Indonesia baku kadang berlaku kronis. Terjadi sejak lama, berbulan-bulan. Bahkan bertahun-tahun dan berulang tak kunjung sembuh. Salah yang menjadi kebiasaan. Layak dibiarkan hingga makin kronis?
Makin bosan dengan bahasan serupa? Jika sudah mantap dengan alasan yang ada, lupakan saja tulisan tidak penting ini.
Pakde Handoko Harry, penyaji blog side22.com, menanyakann W3C Validation is Important, Why? Mas Iskandaria, pengelola blog kafegue.com, pernah menulis tentang Pelajaran di Balik Upaya Validasi XHTML Blog. Bang Rudy Azhar, pemilik blog rudyazhar.com, mengangkat juga topik serupa berjudul Perlukah Blog Kita Validated CSS dan HTML? Mungkin masih banyak lagi narablog lain menyajikan hal yang seide.
Mengapa masih dipertanyakan? Masih ragu juga?
