Archive for July, 2010
Tulisan penyair Agus R. Sarjono di majalah.tempointeraktif.com berjudul Sulitnya Bahasa Indonesia, terasa benar.
Untuk mengenal situasi mutakhir di Indonesia, Berthold Damshauser, dosen kawakan bahasa Indonesia di Universitas Bonn, membagikan kliping teks wawancara tokoh terkemuka Indonesia. Ia tercengang melihat nyaris tak satu pun mahasiswanya mampu memahami teks itu.
Sepertinya wajar jika ujian nasional bahasa Indonesia dianggap lebih sulit. Saya pun bukan penutur yang baik.
Not an evangelist. Just a fan–and a little bit addicted–of Web standardization, semantic, accessibility, and usability concept. I have no professional education or experience in Web-related environment. Learn from W3C best practices, Web consultant’s documents and stories, bad-slow-low bandwidth Internet connection, and my bad practices of course.
This unessential Weblog is intended as my place to play with those theories. It may be not fully standard-accessible-semantic-usable in mind. You may ask me the reason.
There is always a reason and philosophy behind the design. This blog is written enthusiastically based on my faith: normal vision is not the only one client of the Web.
Dibanding antarmuka yang tampak sederhana, pengguna umumnya lebih suka tampilan yang lebih banyak grafis. Lebih usable. Dari sisi jenis kelamin, pria pun lebih tertarik terhadap sesuatu secara visual dibanding wanita. Jadi, sudah hukum alam demikian, bagi mereka yang memiliki fungsi penglihatan normal. Dikaitkan dengan Web & blog, normatif tidak berbeda.
Elemen blog mana saja yang penting ditampilkan? Haruskah semuanya dipajang? Tombol mana dan seperti apa yang harus ditonjolkan? Bagaimana alur pengguna dalam memanfaatkan konten? Tentukan rencana!
