Archive for June, 2010
Tidak harus menjadi pengomentar, kan? Ada visi dan misi di balik komentar? Sah saja. Membalas kunjungan blog? Silakan saja.
Respons berikut biasa saya pakai saat menjadi pengomentar blog.
- Menanggapi dari sudut pandang berbeda. Seringnya berbasis aksesibilitas Web. Karena sifatnya yang universal.
- Bertanya. Mempertanyakan sumber tulisan. Pendapat sendiri? Saduran? Ada dukungan pendapat lain? Diusahakan baca dulu referensi yang dipakai. Baru komentar. Kadang ada saduran dari bahasa Inggris, tapi tidak mencantumkan sumber dengan jujur. Atau mempertanyakan pendapat penyaji konten terkait yang dipublikasikannya.
- Paling gatal jika menyangkut pengoptimalan mesin pencari/telusur Internet atau SEO. Pertanyaan 'dejavu' berpeluang sering muncul. :) Apakah teks spesial yang tercetak tebal/miring/bergaris bawah–padahal tidak bisa diklik–berulang-ulang itu benar-benar (masih) efektif dan efisien? Masih pakai atribut
titleuntuk pengoptimalan? Apakah memang ada buku panduan yang menyarankannya? Baca juga SEO may Destroy Web Usability-Accessibility (Dani Iswara .com).
Diperbarui pukul 6.50 malam hari yang sama: terinspirasi dari tulisan panjang berjudul Memengaruhi dengan Paradigma FOSS dari Ade Malsasa (ademalsasa.co.cc). Sial, saya kesulitan komentar di sana! :)
Bukan juga harus menuntut agar dipenting-pentingkan. Walau minoritas, tetap ada suaranya. Mungkin tidak ada yang pernah bercita-cita menjadi penyandang disabilitas. Pun kalau akhirnya diberikan ketidakmampuan tertentu oleh Tuhan Yang Mahakuasa, bisakah kita menolak?
Minoritas di sini bukan hanya para penyandang disabilitas. Penyandang disabilitas pun bukan hanya tunanetra (maaf jika saya pakai lagi istilah ini). Termasuk minoritas diantaranya pengguna koneksi Internet terbatas, para senior atau lanjut usia, serta penyandang disabilitas panca indera, alat gerak, dan hendaya kognitif. Dulu, pengguna layar kecil semacam telepon seluler masih bisa disebut minoritas. Sepertinya tidak lagi untuk saat ini dan ke depannya.
Mendiskusikan kebergunaan atau 'usability' Web dengan aksesibilitas Web memang tidak akan ada habisnya. Sudut pandang kebanyakan pengguna normal dihadapkan dengan konsep minoritas pengguna Web. Seperti apa bedanya?
Gus Ikhwan menuliskan tanya jawab via surel (surat elektronik) dengan saya di blognya, mxwan.web.id. Cara penyajian konten wawancaranya dengan saya akan menjadi topik kali ini. Penulisan markah seperti apa yang dianjurkan untuk format tanya jawab?
